Mengapa Bani Israel Disebut Dengan Bangsa Ibrani?


Di antara nama Bani Israel yang cukup ternama adalah bangsa Ibrani. Banyak pendapat mengapa mereka dijuluki dengan bangsa Ibrani ini, di antaranya sebagai berikut:

1. Mereka disebut dengan Ibrani karena dinisbatkan kepada Nabi Ibrahim. Dalam kitab Taurat (safar takwin) disebutkan bahwa Nabi Ibrahim sering dijuluki dengan Ibrahim al-Ibrani. Artinya, Ia telah menyebrangi sungai Furat dan lainnya.

2. Disebut dengan Ibrani karena dinisbatkan kepafa Ibar, yaitu kakek ke lima dari Nabi Ibrahim as.

3. Istilah Ibri, dinisbatkan kepada negeri asli dari keturunan Israel. Hal itu karena mereka asalnya dari bangsa Baduwi (pedalaman) yang tinggal di padang pasir dengan kehidupan selalu berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Mereka pergi mencari tempta gembalaan yang bagus dan sumber air untuk kehidupan mereka.

4. Kata Ibri, berasal dari fiil tsulatsi Abbara yang artinya perjalanan jauh, menyeberangi lembah atau sungai. Asal kata abbara, dapat dijumpai dalam kosa kata bahasa Arab maupun Ibrani. Secara umum kata ibri, dalam dua bahasa tadi berarti berpindah-pindah tempat. Di sini makna ibri, mirip dengan kata badui yang selalu hidup berpindah-pindah tempat.

5. Orang Mesir kuno, bangsa Kanan dan bangsa Palestona menjuluki Bani Israni dengan Ibrani karena memang bani Israel sangat erat hubungannya dengan orang badui yang tinggal di padang pasir. Kata ini sekaligus untuk membedakan dengan banga-bangsa berperadaban lainnya.

Setelah Bani Israel menempati tanah kanan (Palestina), mereka jarang menggunakan istilah bangsa ibri, karena Ibri cenderung pada kehidupan nomaden tadi. Mereka lebih suka dipanggil dengan bani Israel. (Bani Israel Fil Quranil Karim, Prof. Dr. Sayyid Thanthawi).